9 Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”

Bagaimana sih cara menerbitkan buku sendiri? Bagi kamu yang ingin menerbitkan karya tulisnya sendiri, yuk simak beberapa tips berikut ini.

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
ilustrasi freepik/@stories

CEROBOH – Semakin hari, di era digital seperti sekarang, semakin banyak saja penulis-penulis baru yang bermunculan. Persaingan di dunia penerbitan buku pun semakin ketat. Akibatnya, para penerbit mayor semakin rumit saja dalam menyeleksi naskah-naskah yang masuk.

Alhasil, jika kita berniat menerbitkan buku di penerbitan mayor, tentu akan semakin kecil peluang kita untuk bisa diterima di penerbitan tersebut.

Namun, buat kamu para penulis yang ingin menerbitkan buku, jangan khawatir bukumu tak bisa terbit. Kamu bisa menerbitkan bukumu sendiri alias self-publishing. Jadi, kamu bisa menulis naskahmu sekaligus menerbitkan naskahmu sendiri.

Meskipun seperti kerepotan sendiri, namun banyak kelebihan yang kamu dapat. Mulai dari tak perlu menunggu lama untuk penerbitan di mayor, tak terlalu membuang waktu dan masih banyak keuntungan lain.

Lalu, bagaimana cara menerbitkan buku secara self publishing?

Berikut ini akan dijelaskan mengenai cara menerbitkan buku sendiri tanpa harus menunggu lama:

1. Pastikan Naskah Bukumu Sudah Siap

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@anarchy_in_the_library

Cara pertama untuk menerbitkan bukumu sendiri yaitu dengan memastikan naskahmu sudah siap. Bagaimana mungkin bisa menerbitkan buku tanpa ada naskah, bukan?

Usahakan naskah yang kamu siapkan membahas tema yang menarik perhatian pembaca. Selain menarik, kamu juga harus memastikan bahwa naskahmu tapi dan tak sulit untuk dipahami.

2. Buatlah Desain Covermu Semenarik Mungkin

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@gm_cho

Setelah menyiapkan naskahmu, selanjutnya kamu membuat desain cover bukumu. Jika kamu tak terlalu memiliki skill membuat cover, kamu bisa meminta bantuan kepada temanmu yang jago desain.

Cover merupakan hal penting yang mewakili isi buku. Jika cover yang dibuat menarik, tentunya pembaca juga akan tertarik untuk membelinya.

Misalnya perpaduan warna yang cocok, ilustrasi yang bagus hingga jenis huruf yang digunakan. Jadi, pastikan cover bukumu disiapkan dengan maksimal dan sempurna, ya.

3. Lakukan Proses Editing dan Layouting Naskah

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@iamn___helena

Untuk pengeditan mungkin self-publishing bisa ditangani sendiri. Asal ilmu mengenai pengejaan dan tata katamu cukup. Namun untuk proses layouting tak semua orang bisa melakukannya.

Jika kamu bisa melakukannya sendiri, ini akan menjadi keuntungan tersendiri pula buat kamu. Sebab, nantinya kamu tak akan mengeluarkan biaya untuk menyewa freelancer.

Baca juga: Cara Hemat Memasak Untuk Ibu Rumah Tangga

4. Urus ISBN Naskahmu

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@readwithmoms

Jika kamu suka menulis pastinya kamu tahu kan, apa itu ISBN? ISBN sendiri merupakan kependekan dari International Standart Book Number. Sebuah nomor unik yang berfungsi sebagai identitas buku.

Buku yang memiliki ISBN dengan buku yang tak memiliki ISBN tentunya akan lebih berkualitas buku yang ber-ISBN.

Untuk masalah biaya dalam ISBN, kamu tak perlu khawatir. Sebab, sejak tahun 2011 Perpustakaan Nasional RI sudah memberikan gratis dalam pengajuan ISBN kok.

Untuk lebih mudahnya, kamu bisa membaca tatacara pengajuan ISBN.

5. Tentukanlah Kualifikasi Buku Yang Akan Kamu Cetak

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@stefaniell_

Setelah kamu mengajukan ISBN, langkah selajutnya kamu bisa menentukan kualifikasi bukumu. Mulai dari kertas apa yang akan digunakan, proses pencetakannya.

Sebaiknya kamu mencari tahu lebih dalam mengenai jenis-jenis kertas sekaligus pencetakan bukunya. Mulai dari kertas eksport, import dan masih banyak lagi.

Hal ini penting dikarenakan, untuk self-publishing semua yang menentukan adalah kamu sendiri.

6. Menyiapkan Modal Untuk Biaya Pencetakan

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@xpau_c

Setelah kamu mengetahui kualifikasi bukumu, berikutnya kamu harus menyiapkan modal untuk biaya pencetakan. Untuk besar biayanya, ini tergantung penerbitan yang kamu pilih.

Ada penerbitan indie yang sudah besar, tentunya biayanya mahal. Untuk penerbitan indie yang baru, mungkin biayanya lebih terjangkau. Untuk satu kali cetakan buku, biasanya bergantung pada ketebalan kertas.

Untuk itu kamu harus pandai membandingkan antara penerbitan satu dengan penerbitan yang lain. Intinya, semakin banyak kamu mencetak buku, semakin murah pula harga per eksemplar bukunya.

7. Tentukan Harga Jual Bukumu

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@xpau_c

Untuk menentukan harga buku, biasanya kamu perlu perhitungan dan analisa pasar. Untuk penjualan satu buku. Biasanya ditentukan dengan rumus:

Jumlah halaman x Rp. 350,- = Harga jual buku.

Semisal jumlah halaman bukumu 200 halaman:

200 hlm x Rp. 350,- = Rp. 70.000,-

8. Buat Banner Promosi Semenarik Mungkin

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@reading.to.escape

Selanjutnya setelah harga bukumu sudah kamu tentukan, kemudian buatlah banner promosi semenarik mungkin, dengan cara yang juga semenarik mungkin.

Jika banner promosimu menarik tentunya para pembaca juga akan berantusias untuk membelinya.

Baca juga: Cara Menerbitkan Buku Puisi

9. Terbitkan Bukumu Melalui Buku Kampungku

Cara Menerbitkan Buku Sendiri “Self Publishing”
foto instagram/@soulread_s

Jika kamu tidak ingin ribet, dengan beberapa proses di atas. Maka kamu bisa menyerahkan naskahmu kepada Penerbit Indie seperti “Penerbit Buku Kampungku”.

Kamu bisa mengunjungi http://bukukampungku.com/ untuk mencari informasi lengkapnya.

Penerbit Buku Kampungku, siap membantu kamu menerbitkan naskah. Mulai dari membantu proses editing, layouting, desain cover hingga proses pengeluaran ISBN.

Nah, sudah tahu kan sekarang cara menerbitkan buku sendiri, atau self publishing? Buat kamu yang bercita-cita ingin menerbitkan sebuah buku, tak perlu khawatir karena sudah terjawab gambaran self publishing. Semangat menulis!

BERI KOMENTAR