7 Cara Menyisihkan Uang Hasil Dagang Setiap Hari

Cara menyisihkan uang hasil dagang tidaklah sulit, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan selaku pedagang, berikut ini penjelasannya!

Cara Menyisihkan Uang Hasil Dagang
foto dari instagram/@maximilianohgonzale

CEROBOH.COM – Apakah kamu termasuk salah satu orang yang bergelut di dunia dagang?

Jika memang iya, buat kamu yang saat ini sedang berdagang tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar usaha dagangmu berjalan dengan lancar dan bisa bertahan di tengah-tengah persaingan yang semakin padat.

Nah, salah satunya adalah kamu harus bisa mengatur dan menyisihkan uang hasil daganganmu.

Sebagai seorang pedagang, tentu kita harus pandai dong dalam mengelola keuangan yang sesuai dengan kebutuhan yang kita butuhkan. Kita harus pandai-pandai merencanakan keuangan agar tidak hilang begitu saja.

Sebab, suksesnya sebuah usaha tidak hanya ditentukan dari besarnya keuntungan kita, namun juga pengaturan keuangan yang tepat.

Lalu, sebetulnya bagaimana sih cara menyisihkan uang hasil dagang yang mudah dipraktikkan?

Langsung saja, di bawah ini beberapa cara yang mungkin bisa diaplikasikan untuk menyisihkan uang hasil dari usaha dagang yang kita kelola:

1. Buatlah Rekening Khusus Bisnis

Cara pertama yang harus diaplikasikan agar uang hasil dari usaha dagang kita agar tidak bercampur dengan uang-uang yang lain, adalah dengan membuat rekening sendiri khusus untuk bisnis. Jadi, bisa terlihat jelas antara yang bisnis untuk modal dan juga untuk biaya-biaya operasional lain.

Dengan memisahkan yang hasil dagang, tentunya kita akan lebih mudah untuk mengelola dan mengaturnya sesuai dengan kebutuhan. Sekali lagi, jangan sampai dicampur dengan dana yang lain, ya!

2. Membuat Target Bisnis Yang Jelas

Untuk membuat target bisnis, kamu tidak perlu menunggu bisnismu besar terlebih dahulu. Walaupun usahamu bisa dibilang masih tingkat kecil atau tingkat menengah, kamu perlu untuk menyusun target bisnis dengan jelas dan terarah.

Buatlah target bisnis dengan jangkauan pasar yang lebih luas, tetapkan rencana bisnismu dengan waktu yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, target-target yang ingin kamu jangkau akan lebih besar dan lebih luas.

3. Membatasi Pembelian Inventaris Perusahaan

Cara menyisihkan uang hasil dagang selanjutnya adalah membatasi inventaris perusahaan. Kadang-kadang, jika bisnis kita mengalami kenaikan dan surplus kita tergoda dengan invesntaris yang tidak penting-penting amat.

isalnya membeli gawai keluaran terbaru. Nah, padahal jika kita bisa memaksimalkan penggunaan tentu akan lebih hemat.

Jadi agar keuangan dalam bisnismu stabil, ada baiknya kamu tidak perlu boros untuk membeli inventaris yang sebetulnya tidak diperlukan. Sebaiknya batasilah pembelian inventaris perusahaan.

Baca juga : Peluang Bisnis Desain Grafis Pembuatan Logo

4. Membuat Catatan Keuangan Bisnis

Cara berikutnya yaitu membuat catatan keuangan bisnis. Hal ini merupakan hal penting agar uang hasil bisnis bisa tersisih dengan teratur dan tepat. Catatlah transaksi keuangan sekecil mungkin agar pengelolaannya tidak hancur.

Nah, kalua kamu merasa repot dengan mencatat manual semua transaksi, kamu bisa memanfaatkan software akuntansi yang sudah tersedia. Tentunya dengan begitu catatan keuanganmu akan semakin rapi dan teratur.

5. Sebaiknya Jangan Terlalu Banyak Berhutang

Cara menyisihkan uang hasil dagang selanjutnya yaitu sebaiknya kamu menghindari jangan terlalu banyak berhutang. Sebab, pada hakekatnya semua hutang itu tidak baik, kan? Apalagi kamu adalah pebisnis pemula. Hindari deh, yang namanya berhutang.

Nanti akibatnya kamu akan memiliki beban angsuran. Belum bunga bank yang kadang mencekik. Jika kamu terpaksa harus berhutang, sebaiknya kamu mencari hutang dari pihak ketiga dengan bunga yang rendah. Serta, bisa dikembalikan dalam jangka waktu yang lebih lama.

6. Sisihkan Kas Khusus Untuk Dana Darurat dan Dana Sosial

Menyisihkan khas khusus untuk dana darurat dan dana sosial seringkali disepelakan oleh para pebisnis.

Akibatnya jika ada keperluan darurat atau keperluan penting malah mengambil uang dari sumber dana lain—atau bahkan malah berhutang.

Dana sosial juga penting. Ini bisa disumbangkan untuk para fakir miskin, anak yatim dan orang-orang yang membutuhkan lain.

Sebab pada hakekatnya, menabung yang tidak akan rugi adalah menabung dalam bentuk sedekah atau dana sosial.

Lihat juga : Keuntungan Bekerja di Rumah Bagi Ibu Rumah Tangga

7. Rajin Melakukan Monitoring Keuangan

 Selanjutnya kita harus rajin-rajin dan lebih teratur dalam melakukan monitoring keuangan. Apabila ada hal-hal yang mengganjal dalam keuangan bisnis, kamu akan bisa segera memperbaikinya.

Dengan melakukan monitoring secara teratur, tentunya akan meminimalisir kebocoran keuangan dalam perusahaan bukan?

Demikian beberapa  cara menyisihkan uang hasil dagang agar bisnis bisa bertahan lebih lama karena persaingan yang semakin ketat dan padat.

Buat kamu yang sekarang sedang mengembangkan bisnis baik itu kecil, menengah atau bahkan skala besar jangan sampai salah melakukan pengelolaan keuangan ya! Semoga bermanfaat.

BERI KOMENTAR