5 Penyebab Deindex Google, Inilah Cara Memperbaikinya!

Ketika kamu bingung, karena website tak kunjung tampil di mesin pencari Google, maka baiknya peajari dulu penyebab deindex Google berikut ini.

Penyebab Deindex Google
ilustrasi dari freepik/freepik

CEROBOH – Apakah kamu sekarang sedang mengalami deindex google? Atau sedang belajar agar website tidak deindex di mesin pencari google?

Nah, pada kesempatan ini saya akan menjelaskan dengan rinci, kenapa website tidak tampil di mesin pencari google atau sering disebut “Deindex”.

Bagi sebagian besar blogger, atau pebisnis yang usahanya mengandalakan website, maka deindex merupakan sebuah kerugian besar. Sebab, sumber utama travik sebuah website biasanya berasal dari mesin pencari.

Maka dari itu, usahakan untuk selalu membangun website yang sehat. Agar selalu terindex oleh google dan mesin pencari lainnya.

Ada banyak penyebab sebuah website deindex dari mesin pencari google. Namun, sebelum ke arah sana. Alangkah baiknya kamu mempelajari terlebih dahulu jenis-jenis deindex. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah memperbaiki deindex tersebut, berdasarkan jenisnya.

Jenis-jenis Deindex Google

1. Deindex Permanen

Deindex permanen; merupakan deindex seluruh bagian website. Artinya seluruh halaman pada website tersebut sudah tidak tampil lagi di mesin pencari google.

Intinya domain website tersebut tidak bisa di index lagi oleh google. Penyebab deindex permanen biasanya sebagian besar konten website yang ditampilkan benar-benar sudah melanggar kebijakan google.

Deindex permanen ini, biasanya sudah sulit lagi diperbaiki. Sebab, pelanggarannya sudah terlalu berat.

2. Deindex Sementara

Deindex Sementara;merupakandeindexpada satu atau sebagian konten saja. Jadi, yang tidak tampil di mesin pencari hanyalah satu URL tertentu saja. Namun, sifatnya hanya sementara.

Penyebab dari deindex konten ini biasanya konten yang disajikan telah melanggar kebijakan google. Atau konten tersebut bermasalah.

Nah, deindex jenis kedua ini masih ada harapan terindex kembali. Dengan syarat, memperbaiki konten yang sudah terindikasi, atau dicurigai telah melanggar kebijakan.

3. Deindex Kominfo

Deindex Kominfo; Merupakan deindex yang disebabkan pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia atau sering dikenal Kominfo.

Deindex jenis ini biasanya disebabkan karena website sudah melanggar kebijakan di Indonesia. Misalnya saja mengandung konten sara, makar atau kekerasan.

Ciri-ciri dari deindex oleh Kominfo bisanya dialihkan ke halaman Internet Baik atau Internet Sehat. Tergantung provider yang pengunjung gunakan.

Baca juga: Cara Optimasi Permalink SEO Friendly

Penyebab Tidak Terindex di Mesin Pencari Google

Sebelumnya sudah dijelaskan terkait jenis-jenis deindex yang ada. Setelah mengetahuinya, selanjutnya kamu harus mengetahui beberapa penyebab deindex Google berikut ini: 

1. Menampilkan Konten Yang Dilarang

Kesalahan pertama yang menyebabkan website menjadi deindex adalah konten yang ditampilkan merupakan konten yang dilarang. Baik dilarang oleh google ataupun oleh pemerintah Indonesia.

Nah, banyak sekali konten website yang dilarang, diantaranya adalah website judi, website kekerasan, website miras, website download ilegal dan konten-konten website sensitif lainnya.

Website dengan dengan konten yang melanggar ini, sudah pasti akan dengan mudah deindex dari google. Maka dari itu, coba periksa konten yang kamu sajikan!

2. Terdapat Mallware Pada Website

Tak jarang website yang terkena mallware langsung deindex dari google. Website yang terkena mallware biasanya disebabkan oleh banyak hal.

Dan sebagin besar adalah karena penggunaan Template Website yang ilegal. Selain itu bisa disebabkan karena hosting atau server yang tidak aman.

Atau, kamu sudah meletakkan code yang berbahaya pada halaman website milikmu. Dan ternyata code tersebut dianggap berbahaya oleh pihak Google.

Maka dari itu, pastikan website yang kamu kelola sudah benar-benar sehat. Dan pastikan tidak ada mallware yang bersarang di website.

3. Terlalu Banyak Pengulangan Keyword

Mungkin saja kamu adalah salah satu orang yang melakukan keyword spaming. Atau melakukan pengulangan banyak kata kunci pada satu konten.

Sehingga konten yang disajikan tidaklah relevan dengan informasi yang pengunjung ingin dapatkan.

Nah, konten yang seperti ini tentu sangat tidak disukai Google, dan jangan heran jika website milikmu deindex dari Google.

4. Konten Tidak Original / Copas

Penyebab deindex google yang berikutnya adalah disebabkan karena konten yang dibuat tidak original. Atau hanya copy paste konten dari website milik orang lain.

Prilaku semacam ini, selain tidak disukai oleh pemilik aslinya, tentu saja tidak disukai oleh mesin pencari Google.

Maka dari itu, pastikan kamu tidak melakukan hal ini, ya!

5. Terlalu Banyak Konten Yang Sama

Nah, kesalahan penyebab deindex konten adalah karena konten yang kamu sajikan tidak variatif. Alias kontennya mirip-mirip.

Ini juga kurang disukai oleh Google, sehingga website milikmu bisa saja menjadi deindex di mesin pencari Google.

Cara Mengatasi Deindex Google

Untuk menghindari deindex dari Google, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

1. Membuat Konten Yang Berkualitas

Langkah pertama, pastikan konten yang kamu buat haruslah berkualitas. Sehingga benar-benar menyajikan informasi yang dicari oleh pembaca.

Untuk membuat konten yang berkualitas, kamu bisa mempelajari panduan berikut : Strategi Content Marketing

2. Menggunakan Template Premium

Hindari penggunaan template bajakan—yang biasa didownload dari website ilegal. Template gratisan semacam ini biasanya sudah dipasangi sebuah code yang bisa merusak website milikmu.

Akhirnya, karena terdapat code berbahaya, maka website yang kamu kelola akan dianggap mallware. Atau terdapat konten yang berbahaya.

Dan akibatnya, adalah menjadi penyebab deindex Google. Daripada rugi, lebih baik menggunakan tema premium atau tema gratisan yang legal dan sudah direkomendasikan.

3. Menggunakan Keyword Yang Wajar

Hidari penggunaan keyword yang berulang-ulang. Jika sudah terlanjur, maka segera perbaiki sekarang juga. Dengan memperbaiki konten yang dianggap spam seperti ini, maka konten yang deindex bisa terindex kembali oleh Google.

4. Periksa Pengaturan Website

Selanjutnya, adalah memerika pengaturan website. Ada beberapa kasus, dimana website tidak terindex oleh Google. Dan ternyata penyebabnya adalah pengaturan yang salah.

Biasanya pengaturan diseting untuk tidak terindex oleh mesin pencari. Sehingga website tidak terindex oleh Google.

5. Daftarkan Website Di Google Webmasters

Terakhir, mungkin saja kamu belum mendaftarkan website di Google Webmaster Tools. Nah, ini juga bisa menjadi penyebab website tidak terindex oleh Google.

Jika belum, maka dari itu segera daftarkan sekarang juga. Untuk mendaftarkannya, kamu bisa langsung mengunjungi halaman ini : Daftar Google Webmasters

Demikianlah pembahasan saya tentang beberapa penyebab deindex google. Jika website milikmu tiba-tiba deindex, maka segera lakukan evaluasi. Kesalahan apa yang sudah kamu lakukan? Kemudian, perbaiki sekarang juga!

BERI KOMENTAR