5 Jenis Sistem Absensi Karyawan Selain Fingerprint

Banyak jenis sistem absensi karyawan, biasanya yang paling terkenal adalah fingerprint. Mari pelajari jenis-jenis yang lainnya yang tak kalah canggih.

Jenis Sistem Absensi Karyawan Selain Fingerprint
ilustrasi freepik/@sentavio

CEROBOH – Sebelum membahas tentang jenis dan sistem presensi/absensi karyawan, sebaiknya kamu harus tahu dulu. Sebenarnya apa sih, fungsi utama dari presensi karyawan itu sendiri?

Sebenarnya banyak sih, fungsi dari presensi karyawan itu sendiri. Jika tak ada presensi karyawan, tentu saja sebuah perusahaan tak akan bisa memantau dan mengetahui secara detail terkait seberapa banyak kehadiran dan ketidakhadiran para karyawan yang bekerja di perusahaan itu.

Selain untuk memantau kinerja dan tingkat kerajinan seorang karyawan, presensi juga akan mengurangi kemungkinan bahwa seorang karyawan akan pulang dan masuk kerja di luar jam yang telah ditentukan oleh perusahaan itu sendiri.

Jika karyawan mematuhi peraturan presensi yang ditentukan, maka tentu saja akan berpengaruh pada produktifitas kerjanya di dalam perusahaan. Barang pasti, kalau produktifitas kerja karyawan tinggi, perusahaan akan semakin tinggi pula dalam menghasilkan barang dan jasa yang ada.

Biasanya, sistem presensi yang sering digunakan suatu perusahaan adalah sistem presensi dengan menggunakan fingerprint. Padahal semakin maju teknologi yang ada, jika kita mengikutinya, ada banyak sekali sistem presensi selain fingerprint yang tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Lalu, apa saja sistem presensi karyaman yang banyak digunakan

Berikut ini adalah 5 jenis sistem absensi yang bisa digunakan perusahaan selain sistem fingerprint:

Sistem Absensi Menggunakan Password

Sistem presensi pertama yang bisa digunakan sebuah perusahaan atau lembaga selain fingerprint adalah sistem presensi menggunakan password absensi.

Jadi, seperti istilahnya bahwa nanti setiap karyawan akan diberi password tersendiri untuk melakukan absensi ketika ia akan pulang kerja, ataupun masuk kerja.

Namun, karena yang digunakan adalah password, kelemahan dari sistem ini adalah para karyawan jadi bisa saling tipsen (titip absen) kepada rekannya.

Tak tinggal pencet seperti fingerprint, jika passwordnya panjang tentu saja akan berpengaruh pada mengularnya antrean yang ada.

Sistem Absensi Menggunakan Digital

Sistem absensi selanjutnya yang mungkin bisa digunakan dalam suatu perusahaan adalah absensi menggunakan digital. Kamu pernah mendengar sistem yang orang-orang biasa menyebutnya MySQL?

Jadi, sistem MySQL merupakan sistem absensi yang memanfaatkan internet untuk menggunakannya. Kalau tak ada sambungan internet, sistem ini tak bisa digunakan.

Dengan sistem digital MySQL, memungkinkan karyawan untuk mengisi daftar hadir melalui perangkat lunak yang sudah disambungan dengan aplikasi ini.

Hanya saja, kelemahan dari penggunaan sistem MySQL adalah seorang karyawan bisa memanipulasi kehadirannya melalui perwakilan karyawan lain.

Karena kini saking majunya teknologi, karyawan juga bisa menyetting postingan fotonya dari tempat-tempat yang diinginkan kapanpun.

Meskipun begitu, absensi digital MySQL lebih efektif ketika dihubungkan dengan penerapan web. Karena indentitas karyawan itu sendiri bisa dilihat melalui table digital yang ada pada aplikasinya.

Baca juga: Peluang Usaha Sampingan Karyawan

Sistem Absensi Biometrik

Sebenarnya jenis sistem absensi biometrik ini agak sama dengan fingerprint. Tapi biometrik memiliki keunggulan lain. Jika suatu perusahaan menerapkan absensi biometrik, perusahaan akan bisa mendeteksi tak sekadar mendeteksi fingerprint/jari tangan seorang karyawan.

Akan tetapi lebih unggul absensi biometrik bisa mendeteksi anggota tubuh lain seperti wajah, suara bahkan kornea mata karyawan tersebut. Canggih, kan?

Karena canggihnya sistem biometrik inilah, kini banyak sekali perusahaan yang mengaplikasikan absensi dengan sistem biometrik.

Selain itu, absensi biometrik jika dibandingkan dengan sistem absensi lain tentu saja akan lebih efektif dan efisien.

Sebab, selain tak menyebabkan antrean panjang semacam sistem password, sensor pengenalannya sulit untuk direkayasa karena saking kompleksnya.

Sistem Absensi Dengan Memanfaatkan Web

Sistem absensi satu ini sebenarnya hampir sama dengan sistem absensi dengan MySQL karena sama-sama memanfaatkan internet.

Tapi tentu saja sistem absensi web lebih unggul karena data daftar hadir dari seluruh karyawan bisa disimpan pada sebuah database yang berbasis cloud.

So, pihak perusahaan sendiri tak perlu repot-repot menyediakan perangkat yang digunakan untuk menyimpan data absensi.

Bagi karyawan sendiri, absensi web bisa dilakukan dimanapun ia berada tanpa perlu datang ke kantor dulu baru bisa absen.

Tapi tidak enaknya bagi karyawan adalah para karyawan cuma bisa memanfaatkan satu akun khusus untuknya saja ketika absen.

Baca juga: Cara Wawancara Kerja Lewat Telepon

Sistem Absensi Menggunakan Magnetic Card

Seperti istilahnya, sistem absensi magnetic card adalah sistem absensi dengan memanfaatkan kartu identitas yang diberikan khusus untuk masing-masing karyawan.

Jadi, nanti para karyawan akan absen dengan cara memakai kartu identitas yang diletakkan di mesin khusus secara otomatis.

Sayangnya, penggunaan kartu seperti ini akan mudah dimanipulasi absennya dengan menitipkan magnetic cardnya kepada sesama rekan kerjanya.

Apalagi jika memakai kartu identitas seperti ini, karyawan harus hati-hati sekali dalam menjaganya. Karena kalau hilang, tentu saja akan merugikan dirinya sendiri.

Itulah beberapa jenis sistem absensi yang mungkin digunakan oleh perusahaan-perusahaan selain dengan sistem absensi fingerprint. Buat kamu pribadi, jika dijadikan karyawan kamu memilih absensi yang mana?