6 Kesalahan Media Sosial Marketing Dan Cara Memperbaikinya

Banyak pebisnis online yang gagal karena sering melakukan kesalahan media sosial marketing, untuk itu pelajari cara memperbaikinya juga.

6 Kesalahan Media Sosial Marketing Dan Cara Memperbaikinya
ilustrasi dari freepik/@freepik

CEROBOH – Melakukan kegiatan marketing dengan menggunakan media sosial merupakan salah satu yang sudah lumrah. Saat ini, media sosial merupakan pasar yang sangat besar untuk menawarkan produk.

Sehingga, rasanya akan ketinggalan zaman ketika produk yang dimiliki tidak dijual secara online. Dan sudah pasti akan semakin tergerus dan kalah oleh para kompetitor, yang memiliki produk serupa.

Mari belajar, sudah banyak yang sukses melakukan kegiatan marketing dengan menggunakan media sosial. Namun sebaliknya, ada juga yang penjualannya biasa-biasa saja, bahkan tidak laku.

Kegagalan Melakukan Media Sosial Marketing

Nah, kegagalan ini bisa disebabkan karena beberapa faktor. Salah satunya adalah ketidakkonsistenan dalam melakukan promosi. Kemudian juga bisa disebabkan karena kesalahan-kesalahan yang sering dalukan.

Dan bisanya kesalahan ini sering dilakukan oleh para pemula yang baru mengenal dunia marketing.

Apa saja sih kesalahan sosial media marketing yang sering dilakukan tanpa sadar?

Berikut ini akan saya jelaskan kesalahan media sosial marketing yang sering dilakukan pemula:

1. Tidak Membuat Strategi Marketing

Kesalahan pertama yang sering dilakukan oleh para pemula adalah tidak memiliki strategi yang jitu. Sehingga, kegiatan marketing yang dilakukan hanya sebatas posting di media sosial saja.

Di sisni lain, pesaingnya melakukan kegiatan dengan teknik dan strategi yang matang. Sehingga semua yang kopetitor lakukan penuh dengan pertimbangan dan perencanaan matang.

Jika keduanya bersaing, maka sudah dapat dipastikan. Kompetitor akan jauh lebih maju dan sukses. 

Di sinilah kesalahan para pemula. Mereka, biasanya tidak memiliki strategi dan tujuan yang jelas. Hasilnya, promosi yang dilakukan hanyalah sia-sia saja.

Maka dari itu, untuk memperbaiki kesalahan ini. Saya sarankan kamu segera membuat sebuah strategi marketing dalam melakukan promosi di media sosial.

Nah untuk itu, silahkan kamu pelajadi dulu materi berikut:

Strategi Media Sosial Marketing

2. Terlalu Banyak Menggunakan Akun

Kedua, kesalahan yang sering dilakukan pemula dalam mempromosikan produk di media sosial adalah terlalu banyak menggunakan akun media sosial.

Sehingga promosi yang dilakukan tidak fokus dan tidak bisa tertarget. Selain itu, kamu akan memerlukan banyak tenaga dan waktu untuk mengelola banyak akun.

Maka dari itu, untuk seorang pemula yang belum memiliki tim admin, alias yang baru merintis usaha, saya sarankan untuk melakukan promosi di satu media sosial saja.

Fokus mengembangkan dulu satu akun, hinga mendapatkan pelanggan setia. Misalnya fokus menggunakan instagram dulu, hingga banyak followersnya, hingga engagement rate nya naik.

Ketika media sosial yang satu ini sudah berkembang dan bisa dikatakan sukses. Selanjutnya kamu bisa mengambangkan akun media sosial lainnya, seperti Facebook.

Nah, dengan demikian kamu bisa lebih fokus dalam melakukan promosi. Dan pelanggan juga tidak kebingungan menemukan produkmu di mana.

3. Membeli Pengikut Palsu

Kesalahan media sosial marketing yang satu ini juga terlihat banyak yang melakukannya. Yaitu membeli followers, sehingga followers terlihat seperti banyak.

Memang sih dari angka terlihat banyak, namun dari segi kualitas—maka followers hasil membeli bukanlah follower yang loyal. Sehingga mereka tidak mungkin membeli produk yang kamu jual.

Usahakan mencari followers secara organik dan senatural mungkin. Ini jauh lebih sehat untuk perkembangan media sosial yang kamu kelola.

Sehingga followers yang kamu dapat adalah followers potensial yang kemungkinan besar loyal dan berkenan membeli produk yang kamu tawarkan.

4. Menggunakan Konten Yang Jelek

Nah, kesalahan berikutnya ini juga banyak sekali yang melakukannya. Mereka asal-asalan dalam menggunakan materi promosi.

Misalnya saja menggunakan gambar yang jelek, atau menggunakan narasi yang terlalu panjang sehingga tidak bisa dipahami.

Untuk itu, hindari melakukan kesalahan ini. Buatlah konten yang berkualitas. Buatlah materi promosi yang menarik, yang enak dilihat dan enak dibaca.

Materi yang berkualitas, akan berdampak baik dan bisa memberikan sugesti kepada audience, sehingga mereka secara tidak sadar sudah membeli produk yang kita pasarkan.

Lihat juga: Penyebab Deindex Google, Inilah Cara Memperbaikinya!

5. Menjiplak Materi Orang Lain

Menjiplak materi orang lain juga merupakan kesalahan media sosial marketing yang sering dilakukan oleh seorang pemula.

Karena ingin mudah, mereka asal saja dalam membuat materi promosi. Dan naifnya itu adalah materi milik kompetitor.

Hal ini akan berdampak buruk. Terutama ketika kamu ketahuan oleh pelanggan, bahwa kamu sudah menjiplak atau menyomot materi orang lain.

Hasilnya, pelanggan menjadi kecewa. Dan enggan membeli produk yang kamu tawarkan.

Maka dari itu, solusinya adalah dengan membuat konten sendiri. Jika tidak memiliki ide, maka kamu bisa belajar dari kompetitor. Lihat materi promosinya, lalu buat yang lebih baik dari kompetitor. Lakukan modifikasi dan inovasi baru.

Mulai saat ini jangan asal comot materi, ya!

6. Tidak Konsisten

Terakhir, kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula adalah tidak konsisten. Misalnya saja dalam update konten promosi. Hari ini update, besoknya sudah libur.

Atau kesalahan lain adalah ketika sudah membuat strategi marketing. Eh, strateginya tidak digunakan, malah bertindak di luar strategi.

Dan ketidakkonsistenan lainnya.

Baca juga: Fitur Website Toko Online Paling Membantu

Kesimpulan

Hal semacam ini tentu akan merugikan diri sendiri, dan berdampak buruk  bagi kegiatan media sosial marketing. Hasilnya? Promosi akan sia-sia saja. Dan bisa menyebabkan kegagalan.

Maka dari itu, mulailah membuat strategi yang jitu. Kemudian konsisten dalam melaksanakannya. Minmalnya menghindari 6 kesalahan media sosial marketing yang sudah dijelaskan. Jika terlanjur, segeralah lakukan perbaikan.

BERI KOMENTAR