Logam Mulia Untuk Investasi, Inilah Jenis-Jenisnya!

Banyak jenis-jenis logam mulia untuk investasi, salah satunya adalah emas murni. Namun selain emas, ternyata masih ada jenis logam mulia lainnya.

Logam Mulia Untuk Investasi, Inilah Jenis-Jenisnya!

CEROBOH – Hayooo siapa yang suka menabung? Di masyarakat kita, menabung seperti sudah ditanamkan sejak kecil. Namun ternyata itu tak selalu benar. Kini, ada cara yang lebih ngetren untuk mencapai kesejahteraan finansial. Yaitu investasi.

Investasi seolah menjadi sesuatu yang kini mulai diminati banyak orang, termasuk kaum milenial. Banyak sekali jenis investasi. Mulai dari investasi saham, tanah, hingga kini yang paling populer yaitu investasi logam mulia emas.

Berbicara soal logam mulia, di mana-mana kita akan menemukan orang-orang yang sering membicarakan masalah emas. Emas seolah menjadi hal yang kini dibangga-banggakan.

Selain dijadikan perhiasan atau dimanfaatkan dalam bidang elektronik hingga bidang kesehatan, emas justru kini dimanfaatkan sebagai media investasi yang menguntungkan. Terutama emas batangan.

Namun, selain emas ternyata ada logam mulia lain yang bisa dijadikan media investasi. Bahkan sampai sekarang logam mulia–selain emas tersebut–masih bernilai jual yang tinggi. Wajar saja masih bisa dijadikan media investasi.

Lantas, apa saja sih logam mulia selain emas yang bisa dijadikan investasi menguntungkan?

Berikut ini adalah jenis-jenis logam mulia untuk investasi yang paling menguntungkan:

1. Logam Mulia Palladium

Logam mulia pertama yang juga bisa dijadikan media investasi yaitu logam mulia palladium. Pernah dengar nggak, logam palladium?

Biasanya palladium ini dimanfaatkan sebagai perhiasan oleh beberapa pria. Jika perempuan lebih suka logam emas untuk cincin pernikahan, maka pria lebih suka logam palladium untuk cincin pernikahannya. Hal ini dikarenakan, menurut mereka palladium tak mudah rusak terkena korosi.

Cincin palladium bahkan lebih mahal ketimbang cicin perak di pasaran. Pada tahun 2020, harga logam mulia perhiasan berbahan dasar palladium mencapai 480.000,-

Pada tahun 2004 dulu bahkan palladium mencapai harga tertinggi. Salah satu faktornya yaitu, konon, berpuluh tahun lalu tepatnya pada tahun 1939, palladium dijadikan sebagai pengganti platina (salah satu logam mulia juga) untuk membuat emas putih.

Meski pada tahun 2016, harga palladium sempat menurun. Namun, ini tak menjadi alasan para investor logam mulia meninggalkan media investasi dalam bentuk palladium.

Baca juga: Cara Mencari Toko Emas Terdekat

2. Logam Mulia Emas (Aurum = Au)

Tentu kamu tak asing lagi dong, dengan logam mulia yang menjadi ratu dari segala logam mulia ini? Di antara logam-logam mulia lain, logam mulia emas merupakan logam mulia yang memiliki harga tertinggi.

Tak salah jika emas menjadi primadona. Dan dijadikan ladang keuntungan besar para investor untuk menjadikan emas sebagai instrumen dalam berinvestasi.

Hal lain yang membuat banyak orang kemudian berinvestasi emas adalah ketika rupiah melemah, permintaan emas justru semakin naik. Tentu saja karena harganya yang menurun. Jadi, jika perekonomian global menurun, bisa menjadi kesempatan untuk berinvestasi emas.

Produksi emas di Indonesia dalam bentuk batangan yang bersertifikat dan sudah terpercaya yaitu berada di PT ANEKA TAMBANG (ANTAM). Jadi, emas dari Antam mudah diperjualbelikan di pasar global.

3. Logam Mulia Platina (Platina = Pt)

Selain palladium, logam mulia lain yang mungkin masih terdengar agak asing di telingamu mungkin logam emas platina ini. Sebagaimana palladium, logam platina juga biasa dijadikan sebagai perhiasan.

Dan dibanding palladium, platina ternyata memiliki kilau yang lebih tinggi jika dijadikan perhiasan. Bahkan meski tanpa lapisan, platina sudah kemilau sedemikian rupa.

Pada beberapa tahun terakhir ini, harga platina mulai naik lagi setelah turun di tahun-tahun sebelumnya. Jadi tak heran jika di pasar forex permintaan platina mulai menanjak.

Meski tak begitu eksis di dunia investasi, namun platina menjadi logam mulia yang dijadikan bahan dasar industri arloji global. Seperti Rolex, Patek Philippe atau mungkin Constantin.

Bahkan harga jual arloji dengan bahan dasar platina mencapai hingga ratusan juta rupiah loh! Fantastis, bukan?

Lihat juga: Tips Membeli Gelang Emas 24 Karat

4. Logam Mulia Perak (Argentum = Ag)

Logam emas mulia selanjutnya mungkin kamu juga tak asing lagi mendengarnya. Logam emas ini adalah logam emas perak. Konon, pada zaman peradaban kuno, perak sempat dijadikan sebagai alat transaksi jual beli.

Tahukah kamu? Meskipun logam mulia perak memiliki harga yang lebih murah daripada logam emas, namun ternyata harganya lebih stabil dibandingkan dengan logam emas.

Dalam dunia investasi, perak batangan (bullion) dan juga koin perak menjadi media fisik yang diinvestasikan. Di pasar saham, perak seringnya dimanfaatkan sebagai trading. Nah, kamu bisa melihatnya Reksa Dana ETF (Exchange-Traded Fund).

Bagi kamu yang juga berniat investasi logam mulia, perak bisa menjadi kesempatanmu. Siapa tahu kan, beberapa tahun ke depan perak memiliki harga jual yang melesat tinggi.

Sudah tahu kan, apa saja jenis-jenis logam mulia untuk investasi yang paling menguntungkan, selain emas? Jika kamu berniat untuk investasi logam mulia, ke empat logam di atas bisa menjadi referensimu. Selamat dan semangat berinvestasi!

BERI KOMENTAR