Inilah 5 Makanan Khas Aceh Paling Enak Rasanya

Mau tau makanan khas Aceh yang paling enak rasanya? Kalo sudah tau, jangan sungkan untuk mencicipi makanan asli aceh berikut ini.

Ceroboh.com – Pernah mendengar julukan Serambi Makkah? Jika pernah mendengar, inilah daerah yang akan kita bahas makanan khas yang ada di sana, yaitu Aceh. Jika dilihat di peta, Aceh terletak di Pulau Sumatra yang paling ujung.

Karena terletak di pesisir pantai, wajar saja jika pesona alam berupa birunya lautan akan memanjakanmu jika kamu berkunjung di kota ini. selain menyajikan pesona alam layaknya surga, Aceh juga memiliki banyak menu makanan khas yang tak boleh kamu lewatkan.

Nah, berikut ini adalah beberapa makanan khas Aceh yang dijamin bikin kamu tak sabar untuk mencicipinya. Simak baik-baik, ya.

1. Kuah Sie Itek Khas Aceh

Foto @dewieyanty_ilyas

Makanan khas Aceh pertama yang mungkin bisa kamu cicipi jika kamu berkunjung ke Aceh adalah kuah sie itek khas Aceh. Kuah sie itek memiliki bahan utama yaitu daging itik yang kemudian diolah dalam dua macam masakan.

Di antaranya masak putih yang tak jauh berbeda dengan opor Jawa dan tak terasa pedas. Nah, untuk yang kedua adalah masak merah. Sesuai namanya, tentu saja jika dimakan akan membuat wajah kita berwarna merah. Sebab, tentu saja diberi cabe merah yang banyak hingga pedas.

Beberapa masyarakat Aceh menyebut kuah sie itek dengan sebutan masak kurma. Entah kenapa disebut seperti masak kurma. Yang jelas, rasanya gurih dan sedap, akan membuat lidahmu bergoyang dan tak tahan untuk mencicipinya.

Baca juga: Makanan Khas Wonosobo

2. Kuah Pliek U Khas Aceh

Foto @dapoer_dekintan

Ada-ada aja ya, istilah orang Aceh. Hehehe… kuah Pliek U ini berasal dari sebuah nama bumbu dasar istilah orang Aceh yaitu Pliek U—sisa perasan parutan kelapa. Sebagian masyarakat Aceh lain biasa menyebut juga dengan nama bumbu Pararana. Biasanya setelah kelapa diambil, sisa ampasnya ini dikeringkan dan dijadikan bumbu yang disebut Pliek U.

Makanan khas Aceh ini disajikan dalam bentuk masakan yang bersantan. Kalau di Jawa, lebih mirip dengan gulai. Cuma isinya bukan daging kambing maupun daging sapi, akan tetapi sayuran dari Aceh sendiri.

Yang mengonsumsi Kuah Pliek U rata-rata adalah warga masyarakat Aceh yang bertempat tinggal di daerah Aceh bagian timur. Seringnya, Kuah Pliek U disajikan dalam acara-acara tertentu yang diadakan masyarakat Aceh dengan lebih spesial.

Baca lainnya: Makanan Khas Jepara

3. Gulee Sie Kameng Khas Aceh

Foto @edwin_djeragan

Tak begitu jauh berbeda dengan kuah pliek U, gulee sie kameng juga biasa disajikan oleh warga masyarakat Aceh dalam berbagai acara tertentu. Seperti misalnya, pada perayaan acara tradisional dan hari besar keagamaan. Berasal dari  bahasa Aceh yang berarti gulai daging kambing.

Gulee sie kameng terbuat dari bahan utama daging kambing yang dicampur dengan nangka muda dan pisang kepok. Untuk bumbunya, tentu saja memakai bumbu rempah sedap khas Aceh sendiri—yang tak akan ditemui di daerah lain.

Jika kamu mencoba menyantapnya, kamu akan dijamin ketagihan sejak gigitan daging lembut pertamanya. Ingat, ya. Makanan berkuah seperti ini tentu saja lebih mantap apabila dimakan dalam keadaan masih panas.

4. Eungkot Masam Keu-eung Khas Aceh

Foto @noornzaerobic

Ungkot masam keu-eung terbuat dari bahan utama yaitu asam sunti. Di mana asam sunti ini adalah belimbing wuluh yang telah dikeringkan dan dimasak dengan ikan. Baik ikan air tawar atau ikan air laut.

Rasa dari ungkot masam ini asam yang dicampur dengan rasa pedas. Ungkot masam keu-eung sebenarnya berasal dari bahasa Aceh yang berarti ikan asam pedas. Jadi tak salah jika kamu menyantapnya, rasa yang kamu temukan adalah rasa asam yang bercampur dengan rasa pedas.

Baca juga: Makanan Khas Pati Paling Enak

5. Makanan Khas Aceh Mie Aceh

Makanan Khas Aceh Mie Aceh
Foto @yogiebanget

Makanan khas Aceh yang tak boleh kamu lewatkan selanjutnya adalah mie Aceh. Tampilan mie Aceh biasanya berwarna kuning—lebih tebal dari mi kuning biasanya. Sajiannya dicampur dengan irisan daging kambing atau daging sapi.

Kalau tak suka dengan daging  sapi atau daging kambing, mie Aceh bisa dicampur dengan makanan-makanan laut seperti cumi atau udang. Biasanya mie Aceh disajikan dalam dua varian masakan. Pertama mie Aceh yang digoreng kering, kedua mie Aceh yang diberi kuah (dalam bentuk sup).

Untuk topingnya, sajian mie Aceh biasanya diberi bawang goreng dan keripik emping. Tak lupa diperi perasan jeruk nipis dan irisan mentimun serta irisan bawang merah mentah. Karena mie Aceh banyak peminatnya bahkan dari luar Aceh, tak salah banyak masyarakat yang memanfaatkan bisnis berdagang mie Aceh.

Nah, itulah beberapa makanan khas Aceh yang akan rugi jika kamu tak mencobanya. Jika sekarang kamu mampir di Aceh, jangan lupa untuk mencoba salah satu menu di atas, ya!

Lihat lainnya: Makanan Khas Magelang