9 Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus dan Banyak Dicari Wisatawan

Bagi kamu yang belum pernah mencoba makanan khas Grobogan dan ingin segera mencicipinya, pastikan lidahmu merasakannya sekarang juga.

Ceroboh.com – Tahukah kamu kalau Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap yang memiliki banyak sekali aneka makanan khas dengan rasa yang unik dan lezat?

Yups! Kabupaten Grobogan kini mulai bangkit dan berkembang dalam hal kuliner di mana di Grobogan memang ada beberapa makanan tradisional yang hampir punah. Tapi jangan salah, sekarang para wisatawan mulai berbondong-bondong untuk mencicipi makanan-makanan khas yang ada di kota yang bertetangga dengan Kabupaten Blora ini.

Nah, buat kamu sekarang sedang berkunjung di Grobogan dan ingin tahu apa saja makanan khas di Grobogan yang perlu dicicipi, saya akan mencoba mengulas beberapa makanan khas tersebut.

Berikut ini adalah daftar 8 makanan khas Grobogan yang rasanya maknyus dan banyak dicari para wisatawan:

Garang Asem Khas Grobogan

Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus
Garang Asem – Foto @pawonkoe

Makanan khas di Grobogan pertama yang perlu kamu cicipi adalah garang asem. Ini juga salah satu makanan favorit penulis ketika mampir ke kota ini. Karena garang asem dari Grobogan memiliki cita rasa yang beda dari garang asem biasanya.

Yang bikin garang asem terasa segar adalah kuahnya yang gurih dan khas. Apalagi garang asem dimasak dengan cara dibungkus kemudian dikukus (digarang) dengan daun pisang.

Seperti namanya, garang asem rasanya agak asem. Yang membuatnya terasa asem yaitu bumbunya dicampuri irisan belimbing wuluh dan irisan daun tomat. Mantap bukan?

Oh iya. Untuk dapat menikmati makanan ini, jangan khawatir. Kamu bisa menemukannya di setiap kecamatan di Grobogan. Tapi  yang paling terkenal enak ada di depan pasar Purwodadi agak ke timur, tepatnya di Warung Makan Mbak Ping. Kemudian ada Rumah Makan Rahardjo yang terletak di selatan jembatan lusi Getasrejo. Tertarik mencoba?

Lihat juga: Makanan Khas Blora

Ayam Pencok/Bledug Khas Grobogan

Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus
Ayam Pencok – Foto @sotoayamcekersuroboyocakwid

Nah, ini makanan khas Grobogan yang wajib banget buat dicicipi. Cara memasak yang khas dari ayamnya yang membuat makanan ini memiliki kekhasan tersendiri. Cara memasaknya yaitu pertama ayam disembelih lalu dicuci hingga bersih. Setelah bersih, ayam tersebut kemudian dibakar di atas bara api.

Eittsss! Bukan sembarang di taruh di atas bara api loh, gaes. Tapi antara ayam dengan bara apinya ada jarak sekitar 30 cm dengan nyala api yang tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil. Makanya, kematangan dari ayam ini menjadikan ia perfecto!

Kenapa dinamakan ayam bledhug? Well, asal mulanya dulu ayam ini digunakan sebagai sesaji sesepuh Grobogan bernama Mbah Bledug yang ada di kawasan Wisata Bledhug Kuwu. Ada yang tahu Bledhug Kuwu? Kalau tidak tahu lihat di postingan berikut:

Oh iya, disebut ayam pencok juga karena makanan ini disajikan bersama sambal pencok atau kalau di Jateng lebih dikenal dengan nama sambal kelapa. Jadi kelapanya tuh nanti dicampur dengan bahan-bahan dasar pembuatan sambal biasa seperti bawang merah bawang putih, cabai dan kencur.

Sebelum diuleg, bahan-bahan sambal tersebut musti dikukus terlebih dahul agar lebih awet dan tidak cepat basi.

Nah, selanjutnya setelah ayam matang dari panganggannya dan sambalpun jadi, maka ayam panggang bledug siap disantap!

Swike Makanan Khas Grobogan

Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus
Swike – Foto @swike_rembang

Ketika orang-orang mendengar nama swike, pasti yang di pikiran mereka adalah daging kodok. Padahal, kata warga Purwodadi sendiri, swike itu bukan daging kodoknya, tapi bumbunya. Meski awalnya memang pertama kali olahan swike itu adalah daging kodok.

Karena sangat hegemonik, makanan ini sudah berbasis nasional dan sudah terkenal seantero Indonesia tercinta. Keren nggak tuh?

Karena sebagian besar warna Grobogan adalah muslim dan bagi mereka daging kodok itu haram, maka digantilah daging kodok dengan daging lain seperti daging ayam dan daging mentok. Kamu bahkan sekarang sudah bisa menjumpai swike-swike mentok di warung makan yang tersebar di Grobogan. Penasaran  kan, sama lezatnya swike di lidah?

Sego Pecel Gambringan Khas Grobogan

Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus
Sego Pecel Gambringan – Foto @fajar_moeljono

Tahu nggak sih, makanan khas Grobogan yang satu ini memiliki rasa yang khas tanpa disertai aroma daun jeruk nipis dan bawang putih, juga ditambah rasa pedasnya membuat makanan ini semakin mak nyussss untuk dinikmati?

Gambringan berasal dari nama sebuah stasiun bernama Stasiun Gambringan yang berada di Kecamatan Toroh. Dulu pecel satu ini banyak sekali dijumpai di Stasiun Gambringan.

Namun setelah ada peraturan PT KAI bahwa ada larangan berjualandi staisun, jadinya para penjual sego pecel satu ini harus pindah dan mencari tempat berjualan yang lain di luar stasiun.

Baca juga: Makanan Khas Pekalongan

Nasi Pager Godong Khas Grobogan

Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus
Nasi Pager Godong – Foto @letathaleta18

Sesuai namanya, kenapa dinamai godong karena makanan satu ini berasal dari Kecamatan Godong di Grobogan. Konon, makanan ini dibuat dengan sayuran-sayuran yang ada di pekarangan rumah yang zaman dulu juga dijadikan sebagai pagar rumah.

Maka dari itu orang-orang menyebutnya dengan nama nasi pager godong. Yang membuat nasi pager godong semakin lengendaris adalah karena makanan satu ini sudah ada sejak tahun 1970, loh!

Nasi pager godong disajikan dengan sambal kelapa/sambal urap/gudangan biasa sebenarnya. Tapi yang jadi perbedaan adalah ia disiram dengan nikmatnya sambal kacang dan ditaburi uyah bakar yang membaut lidah kita semakin dimanja.

Ditambah dengan penyajiannya di daun pisang, membuat kuliner satu ini semakin delicious and maknyus.

Mie Tek-Tek Makanan Khas Grobogan

Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus
Mie Tek-Tek – Foto @halalke

Kuliner Grobogan satu ini hanya bisa dijumpai di saat malam hari hingga menjelah tengah malam. Kamu bisa menjumpainya di daerah alun-alun atau di pinggir jalan. Baik yang keliling ataupun yang mangkal di tempatnya.

Yang menjadikan mie tek-tek terlihat tradisional dan khas adalah ia masih dimasak dengan menggunakan kayu bakar di atas tungku. Bukan dengan kompor gas. Makanya rasanya jadi semakin slruppp dan nikmat di lidah.

Kuliner satu ini awalnya berasal dari daerah Ketitang, Grobogan. Tapi kemudian mungkin karena saking enaknya jadi menyebar ke daerah sekitarnya seperti Pati, Kudus, Demak, Semarang juga Rembang.

Lainnya:Tempat Kuliner di Sidoarjo

Sayur Becek Khas Grobogan

Makanan Khas Grobogan Yang Maknyus
Sayur Becek – Foto @kyriadgrandmasterpurwodadi

Makanan khas Grobogan berikutnya adalah bernama sayur becek. Yeah, dilihat dari namanya aja udah unik, becek. Tentu saja makanannya juga unik dan khas. Hehe. Sayur becek ini tidak jauh beda dengan masakan-masakan iga. Becek biasanya kalau tidak menggunakan iga sapi ya iga kerbau.

Bumbu yang dilembutkan antara lain tumbar, cabe ,kemiri bawang merah dan bawang putih yang kemudian dimasukkan ke dalam rebusan tulang iga sapi/kerbau yang mendidih. Tak lupa dicampur dengan daun dayakan dan daun kedondong, yang membuatnya menjadi semakin lezat.

Setelah matang, becek disantap dengan nasi, kering tempe dan kacang tolo. Waaaw, terlihat lezat dan muantap di lidah, kan? Biasanya becek disajikan ketika ada acara-acara hajatan seperti mantenan atau sunatan. Tapi kini becek juga bisa dijumpai di warung-warung makan dan meski tidak sedang ada hajatan, kalian tetap bisa menyantapnya dengan tenang. Hehehe ….

Lempok Khas Grobogan

Lempok biasanya dibungkus dengan daun pisang dan disajikan bersama dengan sambal pecel maupun sambel kelapa, tergantung warung yang menyediakannya. Biasanya lempok dijadikan menu sarapan pagi bagi masyarakat sekitar.

Lempok sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lontong. Hanya saja bedanya ada di bentuknya. Lontong berbentuk tabung, sedangkan lempok berbentuk pipih. Lempok biasa dijumpai di Kecamatan Kedungjati setiap pagi.

Artikel lain: Makanan Khas Semarang

Alternatif Makanan Khas Grobogan

Selain delapan makanan khas tersebut, beberapa kuliner lain di Grobogan di antaranya:

  • Nasi Jagung
  • Gule Kambing Mbah Rono
  • Sate Kambing Mbah To
  • Sate Sapi Pak Beng
  • Ayam Bakar Noroyono
  • dsb

Well. That’s all penjelasan saya mengenai makanan khas Grobogan. Bagi kamu yang kebetulan sedang mengujungi kota ini, jangan lupa mencicipi barang satu dua makanan khasnya, ya. Semoga menambah pengetahuan tentang makanan khas daerah Grobogan.