6 Makanan Khas Lasem Yang Unik Dan Menarik

Lasem kental sekali dengan sejarahnya. Eit, makanannya juga beragam, mari kita nikmati salah satu makanan khas lasem berikut ini.

Makanan Khas Lasem Yang Unik Dan Menarik

Ceroboh.com – Berbicara soal Lasem, artinya berbicara soal Thionghoa, batik tulis, juga pesantren. Konon, selain Lasem dijuluki sebagai Kota Santri, Lasem juga dijuluki Kota Tiongkok Kecil karena Lasem merupakan satu kota yang dijadikan sebagai pendaratan awal ketika orang Thionghoa ke Pulau Jawa. Hal ini bisa dibuktikan dari banyaknya bangunan peninggalan orang Thionghoa yang berumur tua dan sangat legendaris.

Selain batiknya yang terkenal mahal karena dibuat secara manual dan prosesnya lama, sehingga membuat batik tulis menjadi salah satu ikon Lasem yang sangat berharga. Juga banyaknya pesantren-pesantren yang menyebar di seluruh penjuru kota Lasem. Keren pokoknya Lasem, tuh.

Tapi kota yang banyak memiliki keunikan seperti yang telah dijelaskan, tentu saja Agen Ceroboh akan menjelaskan tentang makanan khas yang wajib kamu cicipi ketika kamu berada di Kota Lasem.

Berikut ini adalah enam makanan khas Lasem yang akan membuat lidahmu bergoyang-goyang dan ketagihan mencicipi terus:

Lontong Tuyuhan Khas Lasem

Lontong Tuyuhan Makanan Khas Lasem
Lontong Tuyuhan Khas Lasem

Lontong Tuyuhan bertempat di kawasan Desa Pamotan yang tempatnya tuh, berjajar-jajar lalu dikelilingi oleh sawah yang membuat kamu betah makan makanan satu ini di sana. Untuk menikmati lontong tuyuhan, semestinya harus datang awal karena di sana sangat ramai dan cepat sekali habisnya kalau sudah sore.

Lontong tuyuhan adalah hasil perpaduan antara lontong yang biasanya berbentuk segitiga dengan sayur opor yang di dalamnya berisi dengan ayam-ayam kampung yang empuk dan sangat lezat. Kuah santannya yang kuning mentah semakin membuat lontong ini unik dan sangat lezat. Apalagi taburan bawang gorengnya yang membuatnya menjadi lebih terasa gurih.

Kebayang dong, irisan lontong disiram dengan sayur opor yang begitu segar dan sedap?

Baca juga: Makanan Khas Karanganyar

Warung Makan Mbok Temi

Gambar kesengsemlasem.com

Warung Mbok Temi seakan sudah menjadi kekhasan tersendiri bagi Kota Lasem. Warung Mbok Temi bertempat di Jalan jurusan daerah Kajar, Lasem. Warung ini menyediakan berbagai menu masakan ala Jawa seperti rawon, cumi hitam, kikil sampai soto.

Warung Mbok Temi memiliki tempat yang tidak mewah, yang justru berbanding terbalik dengan rasa-rasa makanannya sungguh sangat mewah sekali dibanding dengan warung makan lain. Mungkin inilah yang membuat warung ini seakan sudah menjadi ikon bagi Kota Lasem.

Untuk masalah kocek, kamu tidak perlu khawatir karena sangat terjangkau jika tidak mau disebut murah meriah. Karena memang kenyataannya, cita rasa dan kelezatannya membuat kamu ingin terus berkunjung ke sini setiap hari.

Kopi Lelet Khas Lasem

Kopi Lelet Minuman Khas Lasem
Kopi Lelet Lasem

Kopi lelet awal mulanya dulu ketika orang-orang yang ngopi sedang merokok, orang-orang tersebut suka melelet-leletkan lethek/ampas sisa kopi yang mengendap di bawah, ke batang rokok dengan bentuk batik yang sangat unik. Jadilah disebut dengan kopi lelet. Katanya sih, bakal mmebuat rokoknya menjadi lebih seger aromanya.

Rasa kopi lelet juga tidak kalah mantap dibandingkan dengan kopi yang ada di kafe. Hehehe. Harga kopi lelet Lasem biasanya berkisar Rp. 80.000,- per kilogramnya.

Untuk tempat ngopinya, sekarang ini kamu bisa berkunjung ke Rumah Oi di dekat taman Lasem dengan harga sekitar hanya Rp. 3000,- saja per cangkirnya.

Terasi Dan Ikan Asin Khas Bonang

Jika kamu berkunjung ke daerah Bonang untuk berziarah ke makamnya Sunan Bonang, di sepanjang jalan sekitaran pemakaman, kamu akan menemukan penjual-penjual ikan asin yang ikannya digantungkan di depan rumah atau di toko mereka. Juga terasi khas Lasemnya.

Jika kamu ingin pulang, rekomendasi oleh-oleh dari Lasem satu ini sangat direkomendasikan untuk kamu bagikan kepada kerabat dan keluarga di rumah serta teman dekatmu.

Lihat juga: Makanan Khas Demak

Yopia Khas Lasem

Makanan Khas Lasem Yang Enak
Yopia Khas Lasem

Yopia merupakan jenis kue tradisional dari Lasem hasil akulturasi antara olahan masakan Cina dengan olahan Nusantara. Konon, seorang perempuan Thionghoa dari Lasem bernama Tian Nio merupakan pewaris dari kue tradisonal Lasem satu ini yang menempati generasi ketiga.

Awalnya, resep kue yopia ini diciptakan oleh kakek dari Tian Nio yaitu Siek Tik Tjoen. Setelah kakeknya meninggal, beliau mewarisi resep kue yopia satu ini kepada ayah Tian dan turun ke Tian sendiri.

Citarasa yang dihasilkan oleh yopia yaitu perpaduan antara rasa gurih yang bercampur dengan rasa manis yang berasal dri gula jawa. Bentuk dari yopia mirip dengan bentuk kue nopia, akan tetapi yopia berongga dan lebih besar.

Seiring permintaan pasar, pada akhirnya yopia dibuat dengan versi yang lebih kecil. Dan harganyapun tidak terlalu mahal, kok. Harganya yaitu hanya sekitar Rp. 18.500,-

Sirup Kawista Khas Lasem

Sirup Kawista Minuman Khas Lasem
Sirup Kawista Khas Lasem

Jika kamu sedang berada di Lasem, rasanya kurang afdhol jika kamu belum mencoba minuman khas Lasem bernama sirup kawista. Sirup kawis berbahan dasar buah kawista.

Sirup kawista dikemas dengan botol plastik yang perbotol minumannya dijual dengan harga Rp. 6.500,- , sedangkan sirup kawistanya sendiri dijual dengan harga Rp. 54.000,- perbotolnya.

Sirup kawista bisa kamu temukan di kawasan sekitar alun-alun Lasem. Buruan cobain deh. Dijamin tidak menyesal!

Itulah 6 makanan khas dari Kota Lasem yang bisa kamu cicipi sekitar satu atau dua makanan khas lah, ya. Nggak usah semua. Nanti malah kekenyangan. Hehehe …. Semoga menambah pengetahuan tentang makanan khas Lasem!

Lainnya: Makanan Khas Klaten

BERI KOMENTAR