9 Oleh-oleh Khas Demak yang Bisa Dikoleksi

Demak selalu dikenal sebagai kota yang bersejarah, dan akan menjadi lebih bersejarah kalo kamu mengoleksi beberapa oleh-oleh khas Demak berupa kerajinan ini

Ceroboh.com– Indonesia merupakan negara kesatuan yang terkenal dengan keanekaragamannya. Tak hanya keindahan alamnya saja yang beragam. Namun berbagai kerajian atau makanannya juga sangat banyak ragamnya. Sehingga ketika mengunjungi suatu tempat atau daerah, selalu saja ada yang khas, unik dan berbeda dari daerah yang lain. Terlebih saat ini kita akan membahas tentang oleh-oleh khas Demak yang unik dan beragam.

Demak memang merupakan tempat yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang menarik. Di Demak terdapat Masjid Agung Demak sebagai peninggalan para Wali ketika melakukan penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Kemudian Masjid tersebut juga memiliki filosofis tersendiri dari segi konstruksinya. Selain itu ada juga wisata pantai dan hutan mangrove yang indah nan asri, sehingga bisa memanjakan para pengunjungnya.

Namun ketika berbicara tentang berwisata atau berlibur ke Kota Demak kemudian pulang dengan tangan kosong, tentunya serasa ada yang kurang. Sudah menjadi sesuatu yang lazim, ketika mengunjungi suatu daerah, maka pulangnya harus membawa oleh-oleh. Termasuk pulang membawa oleh-oleh khas Demak.

Peta Kota Demak

Jika kamu sedang mencari referensi oleh-oleh untuk dibawa pulang setelah berkunjung ke Demak, maka jangan khawatir, karena di Demak merupakan Kota yang memiliki banyak khas buatan asli sana.

Berikut ini adalah oleh-oleh khas Demak yang bisa kamu koleksi dan di bawa pulang:

Kerajinan Miniatur Masjid Agung Demak

Kota Demak selalu identik dengan Masjid Agung Khas Demak. Sehingga pengrajin di Kota Demak banyak yang membuat miniatur Masjid Agung Demak. Miniatur ini bisa kamu bawa pulang dan dijadikan oleh -oleh khas Demak.

Miniatur ini terbuat dari limbah triplek yang dibentuk dan dirancang sehingga menyerupai bangunan Masjid Agung Demak. Karena terbuat dari bahan limbah, menjadikan oleh-oleh ini memiliki daya tarik tersendiri. Sebab miniatur tidak terlihat seperti bahan bekas.

Karena kekreatifan tangan warga Demak, yang tadinya limbah, bisa diolah menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual dan menarik. Miniatur ini sangat cocok untuk dijadikah oleh-oleh khas Demak, karena sangat iconik dan identik dengan Kota Demak.

Lihat Juga : Tempat Wisata di Rembang yang Sedang Hits

Kerajinan Kaligrafi Demak

Berikutnya oleh-oleh khas Demak yang menarik adalah kaligrafinya. Terkenal sebagai Kota para wali menjadikan Demak sebagai Kota yang terlihat kental budaya Islamnya. Sehingga banyak pengrajin yang membuat kerajinan kaligrafi. Kamu juga dapat dengan mudah menjumpai pengrajin yang menjual karya-karyanya disekitaran Masjid Agung Demak.

Kaligrafi yang ada di Demak, sangat bervariasi, baik jenisnya maupun ukurannya. Ada kaligrafi dari kaca yang bisa di jumpai di DesaTembiring. Ada kaligrafi Tembiring dan Gift yang kamu bisa dapatkan di Desa Pilangrejo dan Wonosalam. Dan ada juga kaligrafi Alumunium.

Kaligrafi khas Demak sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas Demak. Apalagi kaligrafi tersebut akan terlihat indah jika dipajang di rumah. Dan kamu juga bisa menjadikan kaligrafi ini sebagai bingkisan kepada kerabat atau rekan bisnis.

Batik Khas Demak

Oleh-oleh khas Demak berikutnya adalah Batik Khas Demak. Tak kalah dengan Batik Solo, Batik Khas Demak juga sangat menarik dan memiliki aneka motif yang beragam. Motif yang paling populer dan banyak dibeli para pengunjung adalah motif Masjid Agung Demak.

Batik khas Demak ini sedang populer, sejak tiga tahun kebelakang. Mungkin karena minat terhadap batik sekarang lagi kekinian dan banyak pasar yang memintanya. Ini tak terlepas juga dari minat warga Indonesia yang mulai mencintai produk asli Indonesia.

Selain motif masjid agung Demak, ada juga motif lainnya seperti batik motif tigo rangsit, batik motif pesisiran, batik motif semangkat tegalan yang ada di Desa Karangmelati, sabet rangsit dan batik motif jambu dan belimbing sebagai buah khas dari Demak.

Kerajinan Tenun Khas Demak

Jika batik coraknya dibuat dari lukisan lilin malam, maka kain yang satu ini dibuatnya yaitu dengan cara menenun kain-kain sehingga menjadi sebuah kerajinan kain yang memiliki motif menarik. Proses pembuatan kain tenun masih menggunakan alat tradisional atau tanpa menggunakan alat bantu mesin. Sehingga menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tersendiri.

Untuk membuat kain tenun relatif menghabiskan waktu yang lama karena pembuatannya menggunakan manual. Bagi warga Desa Teduna, pembuatan tenun ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan taraf ekonomi kehidupan di Desa ini. Dari hasil tenun ini warga bisa mendapatkan penghasilan lebih selain dari hasil lautnya. Namun kerajinan tenun ini hanya dibuat oleh kaum wanita Desa Tedunan, kecamatan Wedung.

Sampai saat ini kurang lebih sudah mencapai 100 orang warga yang menekuni usaha dibidang kerajinan tenun ini. Dan motif tenunan sekarang mengikuti perkembangan zaman yang ada. Kamu bisa menbeli kain tenun ini untuk dijadikan oleh-oleh khas Demak.

Lihat Juga : Oleh-oleh dari Gorontalo yang Harus Kamu Beli

Kerajinan Bordir Buatan Demak

Berikutnya ada kerajinan bordir dari Demak. Kerajinan ini juga bisa menjadi alternatif oleh-oleh khas Demak yang bisa kamu beli untuk dijadikan Buat tangan sepulang dari Demak. Kerajinan Bordir ini bisa kamu jumpai di Desa Pasirmijen Wonosalam dan Desa Wilanglung, Kecamatan Gajah.

Hasil dari kerajinan bordir ini umumnya dalam bentuk baju, rok, baju muslim, jilbab dan aneka bordir menarik lainnya. Berbeda dengan kerajinan sebelumnya dengan khas tradisionalnya, kerajinan bordir ini semakin berkembang pesat menggunakan alat-alat dan mesin yang modern.

Kerajinan Rebana dan Bedug dari Demak

Kerajinan khas Demak yang berkembang pesat berikutnya adalah kerajinan rebana dan bedug. Tercatat bahwa produksi rebana dan bedug terbanyak adanya di Desa Tanubayan, Demak. Bedug dan rebana yang diproduksi disini sudah menyebar luas ke berbagai kota besar yang ada di Indonesia. Bahkan sudah mendarat di Luar negeri juga seperti Korea Selatan, Brunei Darussalam, Malaysia dan Irlandia.

Kamu bisa menjadikan rebana sebagai oleh-oleh khas Demak, meski tidak digunakan, rebana bisa dijadikan pajangan di rumah.

Kerajinan Sangkar Burung Khas Demak

Sangkar burung buatan Demak merupakan sangkar burung dengan harga yang terbilang murah. Namun tetap memiliki kualitas yang bagus karena bahannya adalah menggunakan kayu jati. Namun bisa murah karena kayu jati yang digunakan adalah dari bahan limbah.

Berkat kerajinan dan keterampilan warga Desa Kebonbatur Kecamatan Mranggen, bahan limbah yang tadinya tidak bermanfaat, disulap menjadi sangkar burung dengan kualitas bagus, terlihat dari tekstur yang halus, kemudian sangkar yang kokoh. Tak aneh, keterampilan ini sudah melekat pada warga desa, karena keterampilan membuat sangkar burung ini sudah diwariskan secara turun temurun hingga beberapa generasi.

Hampir seluruh warga desa memiliki keterampilan membuat sangkar burung buatan tangan. Banyaknya produksi yang dihasilkan, akhirnya Pemerintah Kabupaten Demak menjadikan desa ini sebagai sentra produksi sangkar burung terbanyak.

Kerajinan Sepatu dan Tas Khas Demak

Sepatu dan tas juga sangat menarik dijadikan sebagai oleh-oleh khas Demak. Kerajinan sepatu dan tas di Demak memang belum terlalu lama berkembang.

Tapi untuk saat ini, sudah mulai banyak diminati banyak orang. Sehingga ceroboh.com juga sangat menyarankan untuk membeli kerajinan sepatu dan tas asli Demak untuk dijadikan oleh-oleh. Kamu bisa mendapati kerajinan sepatu di Desa Prigi dan kerajinan tas di Desa Dukun.

Kerajinan Gebyok Ukir Khas Demak

Gebyok Ukir

Kerajinan Khas Demak yang terakhir adalah kerajinan Gebyok Ukir asli Demak. Kerajinan ini merupakan kerajinan yang sudah lama ada di Demak. Sehingga kamu dapat dengan mudah menjumpainya di 14 kecamatan di Kabupaten Demak. Namun, Kerajinan Gebyok lebih terkenal dan populer buatan Kecamatan Mijen dan Kecamatan Wonosalam.

Kerajinan Gebyokan bisa juga dijadikan oleh-oleh khas Demak yang menarik. Ukiran khas Demak ini dibuat menggunakan kayu jati berkualitas, yang didatangkan dari Blora, Bojonegoro serta Nusa Tenggara Timur. Sehingga ukiran yang dihasilkan juga merupakan ukiran dengan kualitas bagus dan berkualitas secara keseluruhannya. Kerajiinan ukiran gebyokan ini sudah dipasarkan ke berbagai daerah di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Demikianlah beberapa ulasan seputar oleh-oleh khas Demak yang menarik untuk dibeli. Semoga ulasan di atas bisa dijadikan referensi untuk membeli oleh-oleh dari Kota Demak. Pastikan kamu membeli oleh-oleh yang sesuai dengan budget yang dimiliki, ya. Selamat berburu oleh-oleh di Kabupaten Demak.

Menarik Lainnya : Mari Berwisata Kuliner di Cimahi