Strategi Digital Marketing untuk Berjualan Online

Belajar strategi digital marketing sangat penting untuk meningkatkan penjualan, terutama untuk kamu yang masih pemula dan baru terjun di dunia bisnis.

Strategi Digital Marketing

Ceroboh.com – Digital marketing menjadi momok yang cukup digandrungi saat ini. Tak aneh, sebagian besar kegiatan banyak yang beralih ke dunia digital, tepatnya dunia online.

Fenomena ini menjadi peluang tersendiri di dunia marketing. Sebab, dunia digital menjadi pasar yang menjanjikan. Maka dari itu, rasanya sangat tertinggal ketika bisnis tidak dipromosikan melalui digital.

Namun tidak semua pemula memahami terkait ilmu digital marketing. Sehingga terlihat asal-asalan ketika mempromosikan produknya.

Berikut ini pondasi utama strategi digital marketing yang harus pemula ketahui:

1. Tentukan Tujuan Bisnis

Tujuan Digital Marketing

Strategi pertama untuk membangun pondasi digital marketing adalah menentukan tujuan bisnis yang akan dijalani.

Tujuan bisnis ini sangat penting, tanpa adanya tujuan bisnis yang jelas usahamu akan terombang mabing. Dan kedepannya akan menemukan titik buntu ketika hendak melakukan pengembangan usaha.

Maka dari itu, sebagai pumula tentukan dulu tujuan bisnis yang akan kamu jalani. Tujuan bisnis bisa dituangkan pada Bussines Plan. Maka, kamu bisa membuat Bussines Plan sebagai langkah pertama.

Baca juga: Kesalahan Fatal Berjualan di Facebook

2. Melakukan Riset (Fokus Pemasaran)

Riset Digital Marketing

Pada strategi digital marketing, kamu juga harus menentukan fokus pemasaran. Fokus pemasaran ini bisa didapat melalui riset pasar.

Poin-poin yang harus diperhatikan pada fokus pemasaran seperti

  1. Produk apa yang akan dijual?
  2. Siapa yang akan membeli produk?
  3. Berapa target penjualan?
  4. Berapa keuntungan yang ingin didapat?
  5. Berapa harga pokok produksi?
  6. Berapa harga pokok penjualan?
  7. Media apa yang akan digunakan untuk pemasaran?

Dan pertanyaan-pertanyaan lain sebagai modal utama mendirikan bisnis.

3. Menjaring Pelanggan Ideal

Menjaring Pelanggan Digital Marketing

Jika sudah tau fokus pemasarannya, selanjutnya kamu bisa selangkah lebih maju menjaring pelanggan yang ideal, alias potensial.

Pelanggan potensial, adalah pelanggan yang peluangnya besar membeli produk kita.

Contoh:

ProdukPelanggan Ideal
Kerudung/HijabPerempuan
Minuman KopiAnak-anak muda hits
Jas HujanPengguna Motor

Tentukan lebih spesifik konsumen yang kamu targetkan. Mulai dari usia, jenis kelamin, hobi, kebiasann, dls. Dengan menentukan pelanggan yang potensial, kedepannya akan lebih mudah mengeksekusi strategi digital marketing.

Lihat juga: Meningkatkan Penjualan di Facebook Ads

4. Identifikasi Kompetitor

Kompetitor pada Digital Marketing

Siapa kompetitor anda? Nah, pertanyaan ini harus benar-benar terjawab. Sebab memahami karakteristik kompetitor sangatlah penting.

Tujuan dari mengidentifikasi kompetitor adalah untuk mengetahui siapa pesaing bisnis kita. Dengan demikian kita dapat dengan mudah merancang strategi.

Contoh identifikasi kompetitor:

  1. Kompetitor menggunakan bahan apa?
  2. Kompetitor fokus memasarkan di mana?
  3. Berapa banyak pelanggan mereka?
  4. Apa kelebihan mereka?
  5. Apa kekuatan mereka?

Dengan mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan tersebut, kamu akan lebih mudah membuat produk yang lebih baik dari kompetitor. Dan berpeluang mendapatkan pasar yang lebih luas lagi.

5. Memilih Platform Marketing

Platform Digital Marketing

Fokus pada satu platform bisa menjadi strategi digital marketing yang efektif. Kamu bisa memilih salah satu media untuk promosi. Dan berfokus di sana.

Contoh; kamu fokus di instagram. Dengan demikian konsumen tidak bingung mencari produk milikmu. Mereka akan lebih mudah mencarinya, karena kamu hanya mempublikasikan di instagram.

Berbeda, ketika kamu membuat banyak jaringan sosial media. Konsumen akan sedikit kerepotan menemui produkmu. Belum lagi kamu pasti memerlukan waktu banyak untuk mengelolanya.

Sebagai pemula, fokuslah di satu platform saja. Kecuali kamu memiliki budget lebih untuk mempekerjakan orang sebagai admin. Banyak platform tidak masalah, karena ada yang menghendel.

Jika barumerintis, fokus di satu platform adalah strategi yang tepat dan efektif.

6. Membuat Website Profile

Website untuk Digital Marketing

Selain sosial media, kamu juga memerlukan satu platform tambahan untuk menampilkan profile bisnis yang baru dibangun.

Membuat website adalah pilihan tepat sebagai strategi digital marketing.

Dengan menggunakan website, bisnis yang kamu bangun akan lebih terpercaya. Dan dipandang baik oleh konsumen. Selain itu, konsumen akan lebih mudah menemukan informasi terkait bisnis yang kamu miliki itu.

Maka dari itu, jangan ragu untuk membuat website bisnis.

Baca: Cara Membuat Website yang Menghasilkan Uang

7. Buat Strategi Konten

Strategi Digital Marketing

Selanjutnya, kamu harus menyiapkan konten promosi yang baik. Buatlah strategi konten yang matang.

Ada beberapa konten yang bisa kamu gunakan pada digital marketing diantaranya:

  1. Konten Foto
  2. Konten Video
  3. Konten Artikel
  4. Konten Podcase/Suara

Kamu bisa memilih salah satu konten di atas. Dan pastikan konten tersebut bisa menggambarkan tau mewakili produk yang kamu miliki.

Satu lagi, jangan asal-asalan membuat konten. Buatlah konten semenarik mungkin. Bila perlu menggunakan jasa pada ahlinya.

8. Menyiapkan Anggaran

Anggaran Digital Marketing

Kamu harus memiliki anggaran untuk marketing. Anggaran ini harus benar-benar disiapkan untuk strategi digital marketing, alias untuk biaya promosi.

Anggaran ini merupakan investasi awal untuk membangun pondasi bisnis. Dengan anggaran yang jelas, maka promosi yang kamu lakukan akan lebih terartah. Dan tidak menghambur-hamburkan sembarang biaya.

9. Membangun Tim Marketing

Rim Digital Marketing

Bisnis yang serius, tentu harus memiliki tim yang jelas. Nah salah satunya adalah tim marketing.

Coba kamu perhatikan perusahaan-perusahaan besar yang ada saat ini! Pasti mereka memiliki tim marketing untuk mengenalkan produknya kepada publik.

Nah, bagi kamu selaku pemula membuat tim marketing juga bisa menjadi langkah taktis. Hal ini supaya kamu dapat mengerjakan hal lain yang lebih penting. Biarkan terkait marketing atau promosi diserahkan kepada tim marketing.

Jika belum siap secara modal, kamu cukup membayar admin untuk mengelola sosial media. Ini juga bisa mengefektifkan sumberdaya yang kamu miliki.

10. Gunakan Iklan Berbayar

Iklan untuk Digital Marketing

“Haruskah menggunakan iklan berbayar?” Jika kamu menanyakan hal ini, maka kamu harus menjawab pertanyaan “Maukah bisnis anda besar?”.

Jika jawabannya “YA”, maka memasang iklan berbayar adalah pilihan cerdas. Kamu bisa memperluas pasar secara mudah dengan menggunakan iklan berbayar.

Bisa baca artikel iklan berbayar untuk meningkatkan penjualan.

11. Ciptakan Pasukan Marketing

Menciptakan Pasukan Digital Marketing

Apa bedanya pasukan marketing dengan tim marketing?

Pasukan marketing adalah orang-orang yang bisa menjalankan bisnis kamu. Meski kamu sedang tidur, pasukan marketing bisa tetap bekerja memasarkan produk yang kamu miliki.

Pasukan yang dimaksud adalah “Reseller” dan “Dropshipper”. Salah satu strategi digital marketing adalah membangun jaringan bisnis. Ya ini! reseller dan dropshiper.

Dengan memiliki pasukan marketing, bisnismu bisa terus berjalan.

Demikianlah bahasan terkait strategi digital marketing yang bisa kamu praktekan langsung. Mulailah dari langkah pertama, dari pondsai yang kuat. Kemudian terus kembangkan bisnis anda. Selamt mencoba!

Lainnya: Mindset Penting Bisnis Online