7 Tips Investasi Tanah Agar Mendapatkan Untung Besar

Berikut ini adalah penjelasan tentenag tips-tips investasi tanah agar kamu tidak rugi ketika akan membeli tanah. Perhatikan tujuh poin berikut ini.

Tips Investasi Tanah Agar Mendapatkan Untung Besar
ilustrasi freepik/@freepik

CEROBOH– Salah satu investasi jangka panjang yang menguntungkan yaitu investasi tanah. Dan tentu saja mudah.

Bagaimana tidak mudah? Kamu tinggal membeli tanah. Biarkan tanah tersebut untuk beberapa tahun ke depan. Pasti harganya naik. Nggak mungkin yang namanya tanah semakin lama harganya semakin menurun.

Hanya saja, tak seperti investasi lain, investasi tanah membutuhkan dana yang besar. Mengingat harga tanah per meternya mahal. Tapi jangan salah.

Meski modalnya besar, keuntungan yang didapatkan juga tak main-main loh. Kamu bisa meraup untung hingga puluhan juta dalam sekali investasi (bahkan harganya bisa meningkat dua kali lipat di waktu-waktu tertentu).

Namun sayangnya ada beberapa orang yang tidak memahami mengenai investasi tanah. Mereka asal-asalan saja. Padahal berinvestasi tanah juga perlu strategi.

Nah, lalu aja saya sih hal-hal yang harus diketahui sebelum berinvestasi tanah?

Berikut ini adalah tips-tips investasi tanah yang harus kamu perhatikan:

1. Hindari Membeli Tanah Yang Legalitasnya Tak Jelas

Hal pertama yang musti kamu ketahui ketika kamu ingin berinvestasi tanah yaitu sebaiknya kamu menghindari tanah yang legalitasnya tidak jelas.

Maka dari itu, kamu perlu mengecek secara detail dan menyeluruh mengenai hak kepemilikan tanah tersebut. Nah, kamu bisa mengecek hal tersebut pada sertifikat tanah.

Tak cukup mengecek sertifikat tanah, kamu juga harus mengecek keaslian sertifikat tanah di PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah). Atau mungkin di kantor pertanahan terdekat.

2. Hindari Membeli Tanah Dengan Surat Yang Tidak Lengkap

Setelah mengetahui bahwa legalitas tanah, tips selanjutnya kamu sebaiknya menghindari membeli tanah dengan surat yang tidak lengkap. Sebab kelengkapan surat tanah merupakan hal penting yang musti diperhatikan ketika ingin berinverstasi tanah.

Jadi, kamu mesti memilih tanah yang memiliki sertifikat hak milik (SHM). Sebab, SHM merupakan bukti paling kuat atas kepemilikan tanah.

Jangan membeli tanah hang suratnya masih berbentuk AJB (Akta Jual Beli) atau mungkin bentuk girik. Hal ini dilakukan demi menghindari konflik di kemudian hari.

Lihat juga: Perumahan Di Bogor Yang Murah

3. Tentukan Luas Tanah Yang Tepat

Setelah legalitas tanah dan surat tanah lengkap, tips selanjutnya ketika ingin berinvestasi tanah yaitu dengan menentukan luas tanah yang tepat. Sebab, ukuran tanah menjadi hal yang juga penting untuk diperhatikan.

Jadi, semisal kamu membeli tanah di pemukiman menengah ke bawah, sebaiknya kamu tak membeli tanah yang terlalu luas. Sebab, orang dengan ekonomi menengah ke bawah tak akan membeli tanah yang terlalu luas.

Sebaliknya, tanah yang berada di pemukiman elite disarankan untuk dibeli dengan ukuran yang luas. Sebab, orang elit biasanya membutuhkan lahan yang luas untuk membangun rumah.

4. Sebelum Membeli Tanah, Cek Dulu PBB

Jika legalitas tanah dan surat lengkap, tentu hal lain yang mesti diperhatikan dalam investasi tanah yaitu mengecek dengan detail PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

Jadi kamu harus memastikan bahwa PBB dibayar secara teratur setiap tahun oleh sang pemilik tanah.

Jika pemilik tanah tak membayar pajak tanah setiap tahun dan akhirnya dijual kepadamu, tentunya kamu yang nantinya akan bertanggung jawab melunasi tunggakan PBB-nya. Tentu tidak mau dong?

5. Tak Perlu Melibatkan Calo Ketika Membeli Tanah

Tips investasi tanah berikutnya, ada baiknya kamu tak perlu melibatkan calo tanah. Jadi, semua proses dari awal mesti kamu sendiri yang melakukannya.

Kalau kamu melakukan sendiri seluruh proses tahapan pembelian tanah, kamu akan mengerti lebih banyak mengenai tanah. Kan malah akan menambah pengetahuan dan pengalaman ketika ingin membeli tanah di waktu yang lain, bukan?

Selain itu, jika memutuskan melibatkan calo/broker, kamu tak pernah tahu kan, ternyata calo tersebut–alih-alih membantu, justru dia malah menipumu.

6. Pilih Lokasi Tanah Yang Strategis

Memilih lokasi yang tepat dan strategis dalam berinvestasi tanah juga menjadi faktor yang penting. Dan tentunya akan menentukan keuntungan di masa depan.

Jadi, lebih baik kamu menghindari lokasi-lokasi yang tidak memiliki potensi untung di masa depan.

Seperti membeli tanah dengan akses jalan yang sulit dilalui berbagai transportasi. Sebab, jika akses jalannya tak strategis dan mudah, tentu harganya akan semakin tinggi.

Contoh lain misalnya, seperti memilih tanah yang berlokasi di dekat area SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi), dekat makam ataupun daerah yang rawan mengalami kebanjiran ataupun gempa bumi.

Baca juga: Cara Menagih Hutang Ke Customer

7. Pastikan Biaya Pembelian Tak Berlebihan

Terakhir, tips yang perlu diperhatikan ketika akan berinvestasi tanah adalah, memastikan biaya pembelian tanah normal dan tak berlebihan.

Mulai dari biaya pelunasan tanah hingga biaya pengurusan surat-surat tanah. Jadi sebaiknya kamu memilih tanah yang suratnya lengkap. Hal ini akan membuatmu tak perlu mengeluarkan biaya tambahan yang banyak.

Harga per meter tanah juga harus dipastikan bahwa harganya normal. Tak terlalu mahal. Sebab dalam NOJP (Nilai Jual Objek Tanah) sudah ditentukan patokan harga tanah rata-rata per meternya.

Itulah beberapa tips investasi tanah yang mungkin bisa kamu terapkan. Semoga membantu, ya. Selamat berinvestasi!

Tagar:

BERI KOMENTAR