7 Tips Menggunakan Printer Infus Agar Awet Digunakan

Supaya printer infus yang kamu beli lebih awet digunakan, maka perhatikan beberapa tips menggunakan printer infus berikut ini.

Ceroboh.com – Perlu diketahui, bahwa printer infus itu dibagi menjadi dua. Ada printer infus yang bawaan dari pabriknya memang sudah di infus. Ada juga printer infus hasil modifikasi.

Di mana printer hasil modifikasi ini tadinya tidak di infus, namun karena beberapa hal sehingga dimodifikasi menjadi printer infus. Printer yang sering dimodifikasi di antaranya adalah Printer Canon Pixma iP2770.

Printer dengen tabung infus yang terpisah memang memiliki beberapa kelebihan tersendiri. Salah satunya adalah bisa menghemat tinta, mempermudah proses pengisian tinta, hingga menjadikan cartridge menjadi lebih awet. Unutuk lebih jelasnya, kamu bisa membaca artikel tentang: Kelebihan Printer Infus.

Di balik semua kelebihan tersebut, cara menggunakan printer infus juga memerlukan perhatian berbeda. Karena jika dalam pemakaiannya asal-asalan atau tidak dilakukan perawatan, maka printer akan cepat rusak dan tidak awet.


Kamu bisa baca :


Maka dari itu, pada kesempatan kali ini ceroboh.com akan mengulas cara pemakaian printer infus dengan benar. Agar printer infus yang kamu miliki lebih terjaga dan awet tentunya. Mari simak ulasan berikut ini.

Inilah cara pemakaian printer infus dengan Benar, agar tidak mudah rusak:

Perhatikan Penggunaan Printer

Tips cara menggunakan printer infus yang pertama adalah dengan memperhatikan penggunaan printer.

Penggunaan printer infus harus dilakukan secara berkala minimal dua hari sekali, atau bagusnya tiap hari digunakan. Tapi tidak terus menerus dalam skala banyak.

Printer yang jarang digunakan akan menyebabkan tinta menggumpal atau kering. Sehingga menyebabkan mampet pada head cartride atau tinta tersumbat.

Jika kamu mencetak dalam sekala banyak, maka beri jeda di antara banyaknya dokumen yang harus dicetak. Istirahatkan dulu selama beberapa menit setiap penggunaan maksimal satu jam penggunaan.

Pemberian jeda  pada saat mencetak dalam jumlah banyak, dimaksudkan agar cartridge printer tidak mudah rusak.

Perhatikan Letak Tabung Tinta

Peletakan tabung tinta juga merupakan hal yang sangat penting pada tips cara menggunakan printer infus. Pastikan letak tabung tinta sejajar dengan posisi printer.

Jangan terlalu atas ataupun terlalu rendah dalam menempatkan posisi penyimpanan tabung tinta tersebut.

Kesalahan pada peletakan posisi tabung tinta ini bisa menyebabkan tinta yang mengalir ke cartridge dan bisa menyebabkan banjir.

Mengecek Penutup tabung tinta

Pada tabung infus tinta, biasanya terdapat penutup tabung tersebut yang terbuat dari karet. Penutup tabung ini berfungsi untuk menyeimbangan lajur tinta yang mengalir dari dari tabung ke cartridge. Usahakan penutup tabung tinta ini dalam kondisi terbuka ketika kamu menggunakan printer.

Namun pada saat printer tidak digunakan, usahakan tabung tersebut tutup kembali menggunakan penutup karet. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada debu yang masuk ke dalam tabung tinta. Yang bisa menyebabkan tinta kotor dan cartridge tersumbat.

Jaga Kebersihan Tabung Tinta

Selain memperhatikan penutup tabung tinta, kebersihan tabung juga harus dijaga. Pastikan dibersihkan setiap saat ketika melihat ada debu yang menempel. Usahakan selalu mengecek kebersihan tabung tinta dan tempat sekitarnya dari debu. Yang bisa mengakibatkan menggumpalnya tinta pada tabung.

Pengaturan Instalasi Selang Infus

Tips cara menggunakan printer infus yang berikutnya adalah dengan memperhatikan instalasi selang infus. Pastikan selang infus ditata dengan rapi dan dapat bergerak bebas ketika cartridge bergerak saat proses mencetak.

Kemudian pastikan juga tidak ada selang yang tertekuk, yang bisa menghambat lajur tinta dari tabung ke cartridge.

Jika Ada Udara pada Selang Infus

Salah satu masalah yang sering terjadi pada printer infus adalah adanya udara atau angin di antara selang infus. Sehingga dapat menyebabkan hasil cetak yang kurang maksimal. Biasanya hasil cetak akan bergaris-garis atau putus-putus.

Masalah ini bisa diatasi dengan cara melakukanhead cleaning atau deep cleaning. Jika dengan melakukan head cleaning tidak kunjung berhasil, kamu harus menggunakan alat suntikan untuk menyedot udara tersebut.

Perhatikan Volume Tabung Tinta

Pada tabung tinta infus biasanya terdapat dua ruang untuk satu warna tinta. Kedua ruang itu biasanya yang satu besar dan yang satu kecil.

Usahakan volume pada tabung yang besar, volumenya lebih tinggi dari tabung tinta yang kecil. Jika posisi tabung kecil tintanya lebih tinggi dan tabung besar tintanya lebih rendah, ini bisa menyebabkan kesalahan tingkat tinta.

Namun kamu bisa memperbaikinya dengan cara menyedotnya menggunakan suntikan. Kemudian sedikit memiringkan posisi tabung, agar tinta dari tabung kecil mengalir ke tabung besar sampai posisi volume tinta pada tabung besar lebih tinggi dari tabung tinta kecil. Lakukan hal ini secara hati hati.

Demikianlah tips menggunakan printer infus yang baik dan benar. Kamu harus memperhatikan beberapa aspek tersebut agat printer infus yang kamu miliki lebih awet dan tahan lama. Semoga bermanfaat.

BERI KOMENTAR